Latest Post :

About

Home » , , » Suran Agung Setia Hati Winongo Berakhir Bentrok Karena Terjadi Hujan Batu Dan Batu Bata

Suran Agung Setia Hati Winongo Berakhir Bentrok Karena Terjadi Hujan Batu Dan Batu Bata

Senin, 26 November 2012 | 0 k o m e n t a r

Gasud.com, sepulang dari acara rutin tahunan yaitu Suran Agung yang diadakan Padepokan Pusat Setia Hati Tunas Muda Winongo Madiun terjadi bentrok karena adanya pelemparan batu dan batu bata di sejunlah daerah sepanjang jalan arah Madiun-Ponorogo. Konvoi pesilat anggota perguruan silat Setia Hati Tunas Muda Winongo Madiun, dalam acara suran agung di Madiun kemarin siang diwarnai bentrok dengan warga yang menjadi basis dari perguruan SH Terate. Dari pantauan lapangan beritajatim.com keribuatan tersebut terjadi disejumlah titik. Diantaranya, di jalan Trunojoyo tepatnya didepan mulut jalan Dadali, Kecamatan Taman, Kota Madiun dan di Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Dalam bentrok yang terjadi di Kota Madiun tersebut bermula saat rombongan PSH Winongo melakukan aksi konvoi pulang melakukan acara Suran Agung di Padepokan Pusat Madiun. Warga yang tersulut emosinya langsung keluar dari rumah dan langsung melempari batu para peserta konvoi. Sementara keributan yang terjadi di Kecamatan Geger, mengakibatkan beberapa rumah warga rusak karena terkena lemparan batu dari dua kelompok massa yang diduga berasal dari rombongan pesilat dan warga yang sudah terprofokasi.  "Pas kejdian say berada di rumah. Nah saat itu rumah saya terkena lemparan batu. Tapi saat itu say gak jelas siapa yang melempar soalnya pas kejadian kondisinya sangat ribut dan saya juga takut keluar rumah," ujar Titik warga Purworejo yang rumahnya rusak.
Lima orang diamankan Aparat Polres Madiun, karena diduga terlibat aksi bentrok dan pelemparan batu saat konvoi Suran Agung pesilat Persaudaraan Setia Hati (PSH) Tunas Muda Winongo. "Dalam bentrok tadi siang kita mengamankan lima orang yang diduga terlibat bentrok kemarin siang di Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun," ujar Kepala Satuan Reskrim Polres Madiun AKP Edi Susanto, Minggu (25/11/2012). AKP Edi Susanto mengatakan, saat ini kelima orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres. Namun pihaknya belum mengetahui apakah ke lima orang tersebut berasal dari perguruan silat atau dari warga. "Kami belum tahu kelimanya dari kubu mana, karena masih diperiksa petugas. Yang pasti, kelima orang tersebut saat kejadian berada di lokasi dan diduga ikut melakukan pelemparan batu," kata Edy. Selain mengamankan lima orang, aksi saling lempar batu juga melukai tiga orang anggota Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Jawa Timur Sub Detasemen C Pelopor."Info yang saya terima seperti itu tapi saya belum melihat langsung," ucap Edi.

Ketiga anggota Brigade Mobil tersebut terkena lemparan batu saat massa dari dua perguruan silat saling lempar batu di sejumlah lokasi sepanjang Jalan Raya Madiun-Ponorogo di Kecamatan Geger dan Dolopo, Kabupaten Madiun. Ketiga anggota Brimob tersebut antara lain Brigadir Polisi Satu (Briptu) Heru Sujatmiko, Briptu Mujiono, dan Ajun Inspektur Dua Edi Santoso. Ketiganya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Dolopo. Mereka mengalami luka memar di bagian perut, pinggang, kepala, dan punggung. Selain tiga anggota Brimob, sejumlah anggota pasukan pengurai Sabhara juga terkena lemparan batu. Aksi lempar batu terjadi saat ribuan anggota PSH Tunas Muda Winongo konvoi dalam perjalanan pulang dari Madiun menuju Ponorogo usai perayaan Suran Agung di Padepokan PSH Tunas Muda Winongo, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Aksi lempar batu dan bentrokan terjadi di sejumlah titik di sepanjang Jalan Raya Madiun-Ponorogo diantaranya di Desa Kaibon, Sangen, dan Purworejo yang termasuk dalam Kecamatan Geger, serta Desa Glonggong, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun yang berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo. Selain itu juga terjadi di Jalan Dadali, Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Taman, Kota Madiun.



Sumber Info
Anda bersama gasud.com sedang membaca artikel tentang Suran Agung Setia Hati Winongo Berakhir Bentrok Karena Terjadi Hujan Batu Dan Batu Bata dan anda bisa menemukan artikel Suran Agung Setia Hati Winongo Berakhir Bentrok Karena Terjadi Hujan Batu Dan Batu Bata ini dengan url http://www.gasud.com/2012/11/suran-agung-setia-hati-winongo-berakhir.html, anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Suran Agung Setia Hati Winongo Berakhir Bentrok Karena Terjadi Hujan Batu Dan Batu Bata ini sangat bermanfaat bagi anda dan teman-teman anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Suran Agung Setia Hati Winongo Berakhir Bentrok Karena Terjadi Hujan Batu Dan Batu Bata sumbernya.
Share this article :
Comments
0 Comments

0 k o m e n t a r:

Poskan Komentar

>>> Please do not use anonymous ....
>>> Berikan data anda dengan benar.....
>>> Berikan komentar anda sebagai bukti bahwa anda adalah pengunjung dan bukan robot......
>>> Komentar ANONIM tidak akan ditanggapai oleh admin......
>>> Sorry, Admin will not respond to anonymous comments are not clear. so thank you

 
Support : Creating Website | Poetra Ogros | Aswaja Fm | Master Web
Copyright © 2011. Bukan Gagal Maksud - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Poetra