Latest Post :
Home » , » Waspadai Aliran Salafy, Wahabi & Hizbut Tahrir

Waspadai Aliran Salafy, Wahabi & Hizbut Tahrir

Rabu, 06 Juni 2012 | 8k o m e n t a r

Dalam Islam pun terbagi menjadi sangat banyak sekali aliran, untuk itu kita harus tetap waspada akan adanya aliran aliran islam yang justru bisa memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI ini. Buku ini berjudul: Benteng Ahlussunnah Wal Jama’ah (Menolak Faham Salafi, Wahabi, MTA, Hizbut Tahrir Dan LDII)
Penulis : Nur Hidayat Muhammad
Pengantar: Shofiyullah Mukhlas Lc., M.A.
Penerbit: Nasyrul Ilmi, Kediri
Cetakan: I, April 2012
Tebal: xvi + 288 hlm.
Peresensi: Ach. Tirmidzi Munahwan
Akhir-akhir ini yang menjadi tantangan bagi warga NU adalah maraknya aliran-aliran baru yang menyimpang dari ajaran ahlussunnah wal jama’ah. Aliran-aliran tersebut seperti, Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA), Syi’ah, Ahmadiyah, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Salafi Wahabi, dan Hizbut Tahrir (HTI). Dari beberapa kelompak dan aliran ini, ajaran amaliahnya jauh berbeda dengan apa yang selama ini menjadi tradisi di kalangan warga nahdliyin. Bahkan mereka memvonis akidah amaliah warga NU seperti, tahlilan, yasinan, shalawatan, adalah perbuatan bid’ah, dan diharamkan melakukannya.
Melalui buku “Benteng Ahlusunnah Wal Jama’ah”, Menolak Faham Salafi, Wahabi, MTA, LDII, dan Hizbut Tahrir yang ditulis oleh Nur Hidayat Muhammad ini, kita bisa mengenali seperti apa kondisi aliran tersebut yang saat ini telah berkembang besar di Indonesia, baik dari segi proses kelahirannya maupun sikap mereka terhadap para ulama. Kita tahu gerakan-gerakan mereka hanya berbekal dalil sekenanya saja, mereka mengklaim telah memahami ajaran Rasulullah dengan semurni-murninya, padahal dalilnya adalah palsu dan tidak rasional. Mereka sebenarnya tidak memahami isi al-Qur’an dan hadits, apalagi hingga menafsirkannya.
Munculnya beberapa aliran seperti, Salafi Wahabi dan Hizbut Tahrir di Indonesia bukanlah mendamaikan umat Islam justru perpecahan yang terjadi dikalangan umat Islam. Islam melarang melakukan perbuatan kekerasan dan perpecahan, Islam adalah agama yang ramah, santun, yang menjunjung perdamaian, persaudaraan antar sesama. Salafi Wahabi adalah kelompok yang mengusung misi modernisasi agama dan perintisnya adalah Muhammad bin Abdil Wahhab di Nejd. Beliau adalah pengikut madzhab Imam Ahmad, akan tetapi dalam berakidah beliau mengikuti Ibnu Taimiyah.
Ajaran Salafi Wahabi adalah, mengkafirkan sufi Ibnu Arabi, Abu Yazid al-Bustani. Mudah mengkafirkan muslim lain. Memvonis sesat kitab “Aqidatul Awam, dan Qashidah Burdah. Mengkafirkan dan menganggap sesat pengikut Mazdhab Asy’ari dan Maturidiyyah. Merubah beberapa bab kitab-kitab ulama klasik, seperti kitab al-Adzkar an-Nawawi. Mereka menolak perayaan Maulid Nabi Muhammad karena menganggap acara tersebut sebagai acara bid’ah, dan perbuatan bid’ah menurut mereka adalah sesat semuanya. mereka menilai acara yasinan tahlilan adalah ritual bi’ah, padahal kedua amalan tersebut tidak bisa dikatakan melanggar syari’at, karena secara umum bacaan dalam susunan tahlil ada dalil-dalilnya baik dari al-Qur’an dan al-Hadits seperti yang sudah disampaikan oleh para ulama-ulama terdahulu. Dan mereka menolak kitab“Ihya’ Ulumuddin” karya Imam al-Ghazali (hal.24-25).
Aliran dan gerakan yang akhir-akhir ini berkembang di Indonesia, adalah Hizbut Tahrir. Hizbut Tahrir sebetulnya adalah nama gerakan atau harakah Islamiyyah di Palestina dan bukan sebuah aliran, atau lembaga strudi ilmiyah, atau lembaga sosial. Mereka hanyalah organisasi politik yang berideologi Islam dan berjuang untuk membangkitkan kembali umat Islam dari kemerosotan, membebaskan umat dari ide-ide dan undang-undang kufur, membebaskan mereka dari cengkeraman-cengkeraman dominasi negara-negara kafir dan mendirikan kembali sistem khilafah dan menegakkan hukum Allah dalam realita kehidupan.
Gerakan yang muncul pertama kali di Quds Palestina ini, selain mengusung konsep khilafah kubra,juga menolak sistem pemerintahan demokrasi yang dianut sebagian besar negara di dunia. Tujuan besar mereka adalah memulai kehidupan Islami dengan cara menancapkan tonggak-tonggak Islam di bumi Arab baru kemudian merambah khilafah Islamiyah (hal.33).
Adapun konsep mazdhab Hizbut Tahrir adalah, ingkar akan kebenaran dan adzab kubur. Membolehkan mencium wanita bukan istri baik dengan syahwat atau tidak. Tidak percaya akan munculnya Dajjal diakhir zaman. Hadits ahad tidak boleh dijadikan dalil dalam akidah. Dan membolehkan negara Islam menyerahkan pajak kepada negara kafir.
Dengan membaca buku ini anda akan diajak untuk mengenali beberapa aliran yang ada di Indonesia serta aspek-aspek kesesatannya yang telah menyimpang dari ajaran ahlussunnah wal jama’ah. Buku ini terdiri dari tiga bab pertama, menjelaskan aliran-aliran yang berkembang di Indonesia seperti, Ahmadiyah, LDII, MTA, Ingkar Sunnah, Salafi Wahabi, Syi’ah, HTI, Muhammadiyyah, dan Ahlusunnah Wajjama’ah. Kedua, membantah tuduhan wahabi dan MTA. Ketiga, tanya jawab seputar tarekat sufi, sebagai penegas amaliah tarekat sufi yang tidak bertentangan dengan syari’at. Buku ini diharapkan sebagai benteng warga NU dari serangan aliran-aliran dan faham yang saat ini marak dan berbeda dengan mayoritas umat Islam pada umumnya.
Anda bersama gasud.com sedang membaca artikel tentang Waspadai Aliran Salafy, Wahabi & Hizbut Tahrir dan anda bisa menemukan artikel Waspadai Aliran Salafy, Wahabi & Hizbut Tahrir ini dengan url http://www.gasud.com/2012/06/waspadai-aliran-salafy-wahabi-hizbut.html, anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Waspadai Aliran Salafy, Wahabi & Hizbut Tahrir ini sangat bermanfaat bagi anda dan teman-teman anda, namun jangan lupa untuk meletakkan link Waspadai Aliran Salafy, Wahabi & Hizbut Tahrir sumbernya.
Share this article :

8 komentar:

  1. Sesama muslim itu saudara, bagaikan satu tubuh, kalau ada saudaranya yang keliru, saudara yang lainnya wajib untuk mengingatkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. akan tetapi jika di ingatkan malah terkadang dianggap memusuhi.....

      Hapus
  2. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,,,,
    Sebaiknya kalau mengingatkan langsung pada pimpinannya dengan mendatangi langsung. Kalau pimpinan tersebut benar-benar mengamalkan ajaran Islam pastilah mau menerima pembenaran (tentu saja pembenaran berdasarkan ilmu bukan berdasarkan akal). Insya Allah ajakan seorang pimpinan lebih mudah didengarkan oleh warganya. Kalau kita mengingatkan hanya pada simpatisanya tentu saja malah bisa membuat kesalahpahaman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. justru itu,,, seharusnya pimpinan bisa mengendalikan ulah dari jamaahnya....

      Hapus
  3. Asslamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
    saya mualaf, jikalau Ahlus Sunnah Wal Jamaah Manhaj Salafush Shaleh (Salafi)itu menurut mereka sesat, berarti semua orang Mekah dan Medinah itu KAFIR, Murtad dong, soalnya Mayoritas Salafi itu di Mekah dan MEdinah. berarti Wajib dibunuh dong.
    Saran saya kalau mau terjun ke dunia dakwah harus mempunyai ilmu agama yg mumpuni. Kalau yang nulis diatas, yg ngakunya Ulama mau diskusi terbuka silahkan, walaupun saya seorang mualaf, saya Insya Allah mampu menghadapi mereka,tapi berdasarkan Al Qur'an dan Hadist, bukan hawa Nafsu.

    BalasHapus
  4. Bagi saya aliran baru yg datang baru spt wahabi ldii amadiyah dll itu aliran ngarang sendiri. Politik org kapir ingin Merubah aturan islam........maaf lancang wkwkwkw. Maaf ya jAngAn Ambil hati n marah.........agamu untuk mu......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Islam itu tegas tapi juga luwes,, luwes disini juga bukan berarti "LEBAY"

      Hapus
  5. Sekarang wahabi ldii amadiyah udah mulai jualan tempe Dikampung2 nyari mangsa kemarin ldii sempat di demo tapi karna ia banyak duit dia bayar aparat untuk ngamani

    BalasHapus

>>> Please do not use anonymous ....
>>> Berikan data anda dengan benar.....
>>> Berikan komentar anda sebagai bukti bahwa anda adalah pengunjung dan bukan robot......
>>> Komentar ANONIM tidak akan ditanggapai oleh admin......
>>> Sorry, Admin will not respond to anonymous comments are not clear. so thank you

 
Support : Creating Website | Poetra Ogros | Aswaja Fm | Master Web
Copyright © 2011. Bukan Gagal Maksud - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Poetra