Latest Post :

About

Klik Saja Sob

Latest Post

Pernikahan Unik Dari Alam Nyata Dan Alam Ghaib

Senin, 06 Oktober 2014 | 0 k o m e n t a r


Gasud.com, Ngawi - Rencana pernikahan yang tidak lazim sebagaimana mestinya cukup mengemparkan di wilayah Ngawi. Pernikahan yang bakal digelar pada Rabu pecan depan, (08/10), di rumah tua milik Bramantyo Prijosusilo Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Ngawi, cukup unik memiliki kekuatan mistis. Dimana pernikahan yang dikemas dengan adat Jawa dan dianggap sakral tersebut bukanya menikahkan antar jenis yang dapat dilihat dengan kasat mata seperti pengantin lainya. Tetapi kali ini pengantin putrinya tidak lain bagian dari makluk halus dengan sebutan Peri Roro Setyowati dari Alas Ketonggo di Kecamatan Paron, Ngawi, sedang pasanganya Bagus Kodok atau nama komplitnya Bagus Kodok Ibnu Sukodok dari Jawa Tengah. Menurut Sihmanto Kepala Desa Sekaralas saat ditemui media membenarkan kalau diwilayahnya bakal terjadi pernikahan dengan adat Jawa antar dua alam. “Kemarin Pak Bramantyo selaku penyelenggara pernikahan sudah kesini mengundang kami berikut minta izin keramaianya berikut ke Polsek Widodaren juga. Dan itu bener-bener pernikahan hanya saja bagi kita seperti ini mungkin tidak akan melihat wajah langsung dari pengantin putrinya,” terangnya, Jum’at (04/10). Bahkan dia mengatakan segala perlengkapan pernikahan sudah dipersiapkan baik dari penyelenggara sendiri maupun lingkungan seperti kursi. “Untuk kursi sudah dipersiapkan termasuk dari kantor desa sini.

Sedang untuk pengamanan supaya pernikahan tersebut lancar Linmas desa sini sudah siap bilamana dibutuhkan,” urai Sihmanto. Pernikahan ghaib antara Bagus Kodok dengan Peri Roro Setyowati tersebut cepat menyebar dari mulut ke mulut hampir ke sebagian besar wilayah Ngawi akibat sebagian warga menilai tidak masuk akal. “Kalau dinalar dengan kemampuan kita yang terbatas memang tidak masuk akal. Tetapi bagi mereka yang mempunyai kemampuan yang dapat berhubungan dengan sesuatu yang bersifat ghaib itu sangat wajar dan hal biasa. Kalau saya pribadi lebih menilai pernikahan itu nyata dan ada meski yang satunya dari alam lain (ghaib- red),” kata Kasmiyanto warga setempat. Selain terkesan sakral sesuai kabarnya pernikahan yang digelar di rumah Bramantyo Prijosusilo tidak akan menggunakan lampu listrik melainkan oncor dan lampu sentir. Ditambah Bramantyo Prijosusilo sendiri melalui siaran persnya dengan gamblang membeberkan kronologi pernikahan dirumahnya tersebut.

Dalam siaran persnya dijelaskan pernikahan antara Bagus Kodok dengan Peri Roro Setyowati menjadi bagian seni kejadian (happening art) yang dikemas dengan tradisi Jawa. Pernikahan yang digelar memiliki perbedaan dua hal dari biasanya yakni bahwa perkawinan yang diberi status dan label sebuah karya seni dimana seluruh yang hadir dianggap peserta pencipta karya. Kedua perkawinan antara Bagus Kodok Ibnu Sukodok yang berusia 63 tahun akan dikawinkan dengan Peri Roro Setyowati yang merupakan makluk halus atau bukan manusia. Juga dijelaskan, perkawinan Bagus Kodok Ibnu Sukodok dengan Peri Roro Setyowati bukan mengada-ada melainkan peristiwa dalam kisah cinta yang dibangun keduanya dari beberapa tahun sebelumnya. Sesuai kronologinya saat itu Bagus Kodok Ibnu Sukodok tengah berkunjung ke Alas Ketonggo yang masuk wilayah Desa Babadan, Kecamatan Paron, Ngawi, saat itulah dirinya buang air besar dan ditegur oleh Peri Roro Setyowati . Dari komunikasi itulah terjalin hubungan dan berkembang rasa saling mencintai. Meski berbeda alam, kedua calon pengantin ini memiliki perhatian dan keprihatinan serta kecintaan yang sama pada alam raya dan budaya manusia khususnya pada lingkungan tanah Jawa.

Sesuai rencananya, daup pengantin yang didahului dengan tradisi siraman tersebut akan dihadiri dan didukung dari kalangan seniman. Seperti KH Khaelani Jaelani, Suparpto Suryodharmo, Jemek Supardi, Anto Baret KPJ, Oppie Andaresta dan masih banyak lagi. Serta dipastikan bakal hadir secara batin pada puncak prosesi pernikahan Bagus Kodok dengan Peri Roro Setyowati dari kalangan atas seperti Dr Kris Budiman, Prof Dr Sulistyowati Irianto, Prof Dr M.A.S Hikam, Muh Sobary, Butet Kertaredjasa, Joko Pekik dan Eros Jarot. Dalam acara tersebut yang lebih menambah nilai mistisnya lagi yang turut mengundang dari kalangan makluk halus seperti Ratu Kidul, Suryakencana, Brawijaya Pamungkas atau Sunan Lawu, Sabdo Palon, Naya Genggong dan segenap danyang tanah Jawa.
Continue Reading

Kuli Bangunan Perkosa Tetangga Yang Masih Pelajar SMP

Jumat, 03 Oktober 2014 | 0 k o m e n t a r

Gasud.com, Ponorogo - Babadan semakin memprihatinkan, belum lama terjadi kasus pemerkosaan di sebuah hotel di Ponorogo, kini seorang kuli bangunan, warga Desa Kanten Kecamatan Babadan Ponorogo, tega mencabuli dan memperkosa bocah siswi SMP tetangganya sendiri. Tak tanggung-tanggung, selama sebulan, perbuatan asusila itu dilakukan 5 kali, hingga korban trauma. Aksi bejat pelaku terhenti, setelah kepergok nenek korban dan kasus dilaporkan ke polisi. Pelaku pun ditangkap, dan kini ditahan. Aksi asusila ini dilakukan oleh K (40 tahun), warga Desa Kanten, Babadan, terhadap tetangganya sendiri. Perbuatan itu dilakukan, sejak tanggal 16 Agustus sampai 19 September 2014. Hasil penyidikan polisi, untuk melancarkan aksinya, pelaku merayu, memaksa dan mengancam korban. “Modusnya, korban yang masih bocah kelas 3 SMP, dirayu dan dipaksa melayani pelaku,” kata kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hasran.

Awalnya, kasus ini tidak terungkap, karena korban takut bercerita, karena diancam oleh pelaku. Kasus terungkap, setelah aksi bejat pelaku kepergok nenek korban. Kasus akhirnya dilaporkan ke polisi. Korban divisum dan dimintai keterangan. Sejumlah saksi, tetangga, nenek dan guru korban, juga dimintai keterangan. Akhirnya, pelaku ditangkap dan dijebloskan tahanan. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan undang undang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara, maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 300 juta. Atas kejadian ini, polisi kembali menghimbau kepada orang tua, untuk mengawasi anak anaknya. “Jaga dan awasi, anak anak kita. Jangan sampai, anak anak yang harusnya dilindungi, justru menjadi korban,” kata Kasat Reskrim. Sekali lagi, jaga, awasi dan lindungi anak-anak perempuan Anda dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sumber Info
Continue Reading

Hikmah Dan Keutamaan Berqurban

Rabu, 01 Oktober 2014 | 0 k o m e n t a r

Gasud.com, Religi - Sebentar lagi kita akan kedatangan tamu istimewa, Hari Raya ‘Idul Adha, dimana di hari itu dan hari tasyrik dilakukan penyembelihan hewan qurba. Jika Anda belum memutuskan untuk berkurban tahun ini, ada baiknya Anda menyimak hikmah dan keutamaan qurban pada hari-hari tersebut:

1. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban
Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah]

2. Berkurban adalah ciri keislaman seseorang
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat Ied kami.” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]

3. Ibadah kurban adalah salah satu ibadah yang paling disukai oleh Allah
Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah –sebagai qurban– di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya.” [HR. Ibn Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi menyatakan: Hadits ini adalah hasan gharib]

4. Berkurban membawa misi kepedulian pada sesama, menggembirakan kaum dhuafa
“Hari Raya Qurban adalah hari untuk makan, minum dan dzikir kepada Allah” [HR. Muslim]

5. Berkurban adalah ibadah yang paling utama
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” [Qur’an Surat Al Kautsar : 2]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ra sebagaimana dalam Majmu’ Fatawa (16/531-532) ketika menafsirkan ayat kedua surat Al-Kautsar menguraikan : “Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan beliau untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini yaitu shalat dan menyembelih qurban yang menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu’, merasa butuh kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, husnuzhan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, janji, perintah, serta keutamaan-Nya.”
“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurban), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” [Qur’an Surat Al An’am : 162]
Beliau juga menegaskan: “Ibadah harta benda yang paling mulia adalah menyembelih qurban, sedangkan ibadah badan yang paling utama adalah shalat…”

6. Berkurban adalah sebagian dari syiar agama Islam
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)” [Qur’an Surat Al Hajj : 34]

7. Mengenang ujian kecintaan dari Allah kepada Nabi Ibrahim
“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” [Qur’an Surat Ash Shaffat : 102 - 107]
Continue Reading

Bayi Kembar Tiga Lahir Di Ponorogo

| 0 k o m e n t a r

Gasud.com, Ponorogo - Seorang ibu muda melahirkan tiga bayi kembar, masing-masing berjenis laki-laki dan dua perempuan, dengan selamat melalui sebuah operasi "caesar" di Rumah Sakit Muhammadiyah, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Senin (29/9) dini hari. "Memang telah dilakukan persalinan bayi kembar tiga dalam kondisi sehat, hanya saja berat badannya kurang. Berat bayi masing-masing dua kilogram melalui operasi caesar," kata Katmiatin, Kepala Ruang Anak RS Muhammadiyah, Ponorogo, Selasa. Ia menjelaskan, prosesi persalinan dari sang ibu yang diketahui bernama Rahma Fitria (31), berlangsung selama kurang lebih dua jam. Istri Suyanto (36), warga Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun itu masuk RS Muhammadiyah sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah melalui proses observasi oleh tim medis, dokter memutuskan untuk melakukan operasi caesar.
Menurut Katmiati, kondisi ibu bayi tidak memungkinkan untuk melakukan proses kelahiran secara normal, sehingga harus dilakukan operasi caesar. Berhasil, bayi pertama lahir dengan jenis kelamin laki-laki pada Senin, pukul 00.15 WIB, sedangkan yang kedua dan ketiga berjenis kelamin perempuan yang masing-masing lahir pada pukul 00.20 WIB dan 00.25 WIB. "Bayi itu harus selamat dan baik, jadi kami ekstra waspada supaya bayinya tetap selamat," jelasnya. Ketiga bayi kembar sempat mendapat perawatan intensif di ruang Perinatologi, RS Muhammadyah. Namun karena kondisi dan berat badan ketiga bayi kembar sudah cukup baik, pihak rumah sakit mengizinkan keluarga membawanya pulang beserta ibu bayi. "Sudah tiga hari bayi kembar tiga tersebut dirawat dan pada hari ini sudah kami izinkan pulang mengingat kata dokter kondisi sudah sangat baik," kata Katmiatin.
Sumber: (Antara Jatim)
Continue Reading

Hewan Mati Misterius Di Sawoo - Ponorogo

Jumat, 26 September 2014 | 0 k o m e n t a r

Gasud.com, Ponorogo - Kejadian yang cukup misterius terjadi di Sawoo, puluhan hewan ternak milik warga Dusun Karangjati, Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Ponorogo ditemukan mati misterius dengan kondisi perut robek dan isinya terburai keluar, Jumat(26/09/2014). Diantara ternak yang mati secara misterius itu adalah milik Boyono warga Karangjati yang kedua domba miliknya mati dengan kondisi mengenaskan, bahkan salah satu hewan ternaknya tersebut dalam kondisi hamil. “Tadi malam mas kejadiannya, sebelumnya warga ada yang melihat binatang seperti anjing warna hitam, kemudian binatang tersebut lari, tapi setelah pagi tadi saya kekandang melihat dua kambing saya telah mati dengan luka diperut dan semua isinya keluar,” ucap Boyono, warga Karangjati, Grogol ditemui dikandangnya.

Dari keterangan beberapa warga sebelumnya telah sering terjadi hewan ternak miliknya mati dengan kondisi yang sangat mengenaskan, diperkirakan jumlahnya telah mencapai 27 ekor. Dari kondisi luka dan tidak adanya organ dalam dari hewan ternak yang hilang dimakan, warga menganggap bahwa binatang buas yang membunuh hewan ternak miliknya adalah bukan binatang biasa. “Jika melihat luka dan semua isi perut sekalipun keluar namun semua masih utuh, sepertinya binatang pemangsa itu bukan binatang biasa,”jelasnya. Tak hanya Boyono yang mengatakan binatang buas pembunuh hewan ternaknya tersebut adalah binatang biasa, karena ada warga lain yang juga sempat memergokinya. “Iya mas, semalam saya sempat memergoki binatang seperti anjing warna hitam, kemudian saya sorot pakai senter, namun tidak takut, malah seolah memelototi saya, akhirnya justru saya yang takut dan lari,” kata Darno, warga Dusun Karangjati lainnya.

Rupanya, kondisi seperti itu juga dialami beberapa warga Desa lain yang berada di Kecamatan Sawoo. Di antaranya, kemarin malam 5 ekor hewan ternak milik warga Desa Tugurejo dan 6 ekor kambing milik warga Desa Sawoo juga mengalami hal yang sama, yaitu terbunuh dengan kondisi yang mengenaskan. “Kemarin malam enam ekor kambing milik warga kami mati dengan luka di leher dan perut,”ucap Santoso, kepala Desa Sawoo, saat meninjau tanah longsor di Dusun Kleco, Jumat (26/09/2014) siang. Sumber Info
Continue Reading

Bumi Ponorogo Terbelah

Sabtu, 20 September 2014 | 0 k o m e n t a r

Gasud.com, Ponorogo - Sedikitnya ada 30 rumah warga di Dukuh Kleco RT 06 RW 02, Desa/Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur terancam terkubur ke dalam tanah. Ini lantaran tanah di desa tersebut retak selebar 1 meter dengan kedalaman 10 meter. Kondisi ini membuat ratusan warga yang tinggal di kawasan pegunungan itu merasa ketakutan. Mereka khawatir tanah yang terbelah itu akan semakin melebar dan merobohkan rumah. Menurut keterangan warga, retakan tanah tersebut sepanjang 250 meter itu dari hari ke hari makin memanjang dan lebar. Selain itu akses jalan dari Desa Temon ke Desa Sawoo juga sudah putus sejak sepekan lalu. “Kalau sampai yang di atas runtuh, 1 RT kena semua. Ini kalo buminya masih bengkah (retak) lagi yang di bawah kena. Kami menunggu pemerintah apakah warga diungsikan atau tidak, setidaknya sebelum musim hujan sudah teratasi,” kata Kepala Desa Sawoo, Santoso, Jumat(19/09/2014).

Santoso mengungkapkan, pekan lalu, lebar retakan mencapai 50 sentimeter, namun kini kian melebar hingga 1 meter. “Sebelumnya panjang retakan 150 meter, tetapi sekaran panjangnya sudah menjadi 250 meter,” terangnya. Dikhawatirkan bila masalah ini tidak segera diatasi keselamatan penduduk terancam. “Ini bahaya, sebaiknya sebelum hujan sebaiknya sudah ada solusi gimana sebaiknya,” imbuh Santoso.
Foto : Tanah di Dukuh Kleco RT 06 RW 02, Desa/Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur terbelah sepanjang 250 meter. Retakan tanah selebar 1 meter tersebut memanjang dari bukit hingga ke perkampungan warga

Sumber : Lensa Indonesia
Continue Reading
 
Support : Creating Website | Poetra Ogros | Aswaja Fm | Master Web
Copyright © 2011. Bukan Gagal Maksud - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Poetra