Latest Post :

Klik Saja

Total

Latest Post

Pagar Nusa Aktifkan Kembali Istighotsah Rutin

Jumat, 24 Mei 2013 | 0 k o m e n t a r



Pimpinan Pusat Pencak Silat NU Pagar Nusa mengaktifkan kembali istighotsah 35 harian atau “selapanan”. Istighotsah digelar tiap Selasa Kliwon atau malam Rabu Legi di mushola An-Nahdliyah, lantai dasar gedung PBNU, Jakarta. Menurut Ketua PP Pagar Nusa Aizuddin Abdurahman kegiatan tersebut meneruskan kebiasaan yang telah berlangsung pada kepengurusan-kepengurusan sebelumnya.
Kegiatan ini sangat penting untuk dilanjutkan. “Ini adalah kegiatan positif. Dalam istighostah itu ada shalawatan yang bersifat mendinginkan,” katanya selepas istighostah perdana kepengurusannya yang diikuti puluhan peserta, di Masjid An-nahdliyah, PBNU, Jakarta, Selasa (6/2) malam. Ketenangan masyarakat dipengaruhi ketenangan para pemimpinnya. Ketenangan pemimpin bersumber dari hati. Dan ketenangan hati bisa melalui shalawat. Juga, sebagai sarana silturahim antar-pengurus untuk mengikat tali persaudaraan, “Silaturahim itu sendiri adalah doa,” tambahnya. 
Ketua yang biasa disapa Gus Aiz ini berharap agar istighosah ini semakin meluas diikuti anggota-anggota Pagar Nusa.
Continue Reading

Pagar Nusa Sukoharjo Ikuti KEJURDA

| 0 k o m e n t a r



Guna mengasah kemampuan serta menambah pengalaman, Pencak Silat NU Pagar Nusa Kabupaten Sukoharjo akan mengirimkan beberapa wakilnya dalam kejuaraan pencak silat yang digelar IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Sukoharjo di GOR Budi Sasono, akhir pekan (15-17/3) ini. Hal tersebut diungkapkan ketua Pengurus Cabang Pagar Nusa Kabupaten Sukoharjo, Edy Rusmidi saat ditemui NU Online Jumat (15/3) kemarin. Edy mengatakan bahwa perwakilan yang akan dikirim akan masuk kategori E, “Peserta yang dikirim usia pelajar SMP-SMA,”
Saat ditanya tentang target yang akan dicapai anak asuhnya, dia menjawab belum ada target juara. “Saat ini sasaran kita untuk menambah pengalaman bertanding,” ujarnya. Pagar Nusa Sukoharjo memang pada akhir-akhir ini menunjukkan perkembangan yang bagus. Anggotanya yang mayoritas usia pelajar hampir mencapai ratusan. Hal tersebut tak lepas dari kerja keras Edy dan pengurus lain dalam melakukan pembinaan ke desa dan kampung. “Prioritas kami saat ini, yakni kaderisasi anggota” imbuh Edy.
Rencananya, bulan depan PN Sukoharjo juga akan mengikuti kejuaraan daerah, yang akan dihelat di Kartasura Sukoharjo. Di daerah Kartasura sendiri, kelompok latihan Pagar Nusa juga diadakan. Latihan yang banyak diikuti oleh mahasiswa IAIN Surakarta tersebut, terpusat di daerah sekitar kompleks kampus IAIN Surakarta.).
Continue Reading

Baru Berdiri Latihan Langsung Berprestasi

| 0 k o m e n t a r



Sejak Tahun Pelajaran 2012/2013 ini, Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTs NU) di Karangploso, Kabupaten Malang menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat Pagar Nusa. Kegiatan ini diadakan dengan untuk memfasilitasi peserta didik yang mempunyai kegemaran olah raga khususnya bela diri. Sebelumnya memang sudah ada beberapa peserta didik yang memang mengharapkan adanya kegiatan semacam ini, maka kegiatan ekstra kurikuler Pagar Nusa pun langsung mendapatkan sambutan dari peminatnya. Tidak kurang dari 20 orang peserta didik baik putra maupun putri mengikuti kegiatan yang dibimbing oleh 2(dua) orang pendekar PN dari Unisma ini. “Alhamdulillah, para siswa bersemangat mengikuti program ini, meskipun dalam perjalanannya ada beberapa siswa yang ‘rontok’ di tengah jalan, itu wajar dalam kegiatan semacam ini,” tutur Nasron Azis, S.Pd.I, yang juga Wakil Kepala Urusan Kesiswaan di Madrasah Tsanawiyah yang berdiri tahun 1999 itu.
Aktifitas latihan dilaksanakan setiap hari Kamis sore, biasanya berlatih di lapangan Madrasah, atau sesekali menggunakan gedung Aula Graha AnNahdliyah lt. IV. Meskipun terbilang baru, kegiatan pencak silat ini sudah mengikuti beberapa event, antara lain ‘Comisaris Cup II’ tingkat Jawa Timur di Unisma Malang dan beberapa diantaranya mendapatkan juara. Dari sekitar 15 orang yang dikirim, ada 5 (lima) peserta didik yang meraih prestasi kelas pra remaja putra-putri. Dan satu peserta diantaranya adalah juara 1 (satu). Atas nama Fajar Bayu Aji. Ini merupakan prestasi yang sangat baik bagi sebuah kegiatan yang baru seumur jagung.
Dan mungkin karena prestasi yang dicapai itu, maka peserta Pencak Silat Pagar Nusa diundang dalam memeriahkan Pembukaan Porseni tingkat Kabupaten Malang yang dihadiri oleh Wakil Gubenur Jawa Timur Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) di Stadion Kanjuruhan Malang. Dalam waktu dekat ini, rencananya MTs NU akan mengirimkan para peserta PN ini untuk mengikuti event nasional dalam kegiatan: Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN
Continue Reading

Santri Nurul Jadid Adakan Tarung Bebas

| 0 k o m e n t a r



Para santri Pondok Pesantren Nurul Jadid dilatih memiliki nilai sportivitas tinggi. Upaya itu dilakukan melalui lomba “Tarung Bebas” yang dilaksanakan di halaman pondok pesantren yang terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Selasa (14/5). Pertandingan yang disaksikan ribuan santri putra tersebut merupakan kegiatan tahunan. Perguruan Bela Diri Nurul Jadid (PBDJ) yang berada di bawah naungan Pagar Nusa di Kabupaten Probolinggo sebagai penyelenggara.
Menurut Ketua PBDNJ, Ubaidillah, Tarung Bebas tersebut dilakukan dalam rangka mengolahragakan dan menumbukan semangat sportivitas santri dalam mengikuti berbagai ajang kompetesi. “Santri di pondok ini bukan hanya diajarkan mengaji, melainkan diajak berolah raga juga, karena bagaimanapun, kalau badan tidak sehat, santri tidak akan mungkin mengaji,” katanya.
Di samping itu, tambah Ubaidillah, pertandingan ini merupakan ajang seleksi para pendekar muda berbakat, sehingga potensi dan keahlian mereka dapat diketahui, guna diikutkan pada festival lomba setingkat lebih tinggi. Bahkan ada yang masuk seleksi tingkat nasional. Ada tiga kategori yang diperlombakan, yaitu kategori pra-remaja, remaja, dan dewasa. Pertandingan tersebut memeprlombakan 98 kategori, yang mana nantinya akan dipilih jura 1 dan 2.
Lebih jauh, Ubaidillah mengatakan, di Nurul Jadid ada perkumpulan pencak silat yang terdiri dari Harimau Terbang, Tapak Sakti, dan Cimande. Kemudian semua perguruan tersebut dimasukkan dalam satu wadah, yaitu PBDNJ, “Tentunya PBDNJ ini berada di bawah komando Pagar Nusa Kabupaten Probolinggo, mengingat pengasuh kita adalah tokoh NU,” katanya.
Continue Reading

Simak! Polri Ingatkan Pengendara yang Gunakan Lampu Belakang ... - Detikcom

| 0 k o m e n t a r

Jumat, 24/05/2013 11:20 WIB

Indra Subagja - detikNews

Foto: Div Humas Polri

Jakarta - Polri mengingatkan para pengendara yang memakai lampu belakang transparan. Penggunaan lampu itu dinilai bisa mengganggu kenyamanan pengendara yang lain. Jangan sampai penggunaan lampu itu menimbulkan kecelakaan bagi pengendara lain.

"Sadarkah Anda bahwa itu berdampak akan mengganggu kenyamanan orang lain, karena bisa menyilaukan pengendara yang dibelakang Anda," imbauan Divisi Humas Polri, Jumat (24/5/2013).

Polri meminta agar sesama pengendara saling menghormati. Jangan sampai antar pengendara justru saling mengganggu dan membahayakan.

"Mari kita tanamkan sikap saling menghormati antar sesama pengendara agar tercipta keamanan, keselamatan dan kelancaran dalam berlalu lintas," tulis Divisi Humas Polri.

Anda termasuk yang memakai lampu belakang transparan?

Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(ndr/gah)


Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

http://news.detik.com/read/2013/05/24/112057/2254840/10/simak-polri-ingatkan-pengendara-yang-gunakan-lampu-belakang-transparan?9922022

Continue Reading

Saatnya Kembali Bergairah di Peraduan - Suara Merdeka CyberNews

Kamis, 23 Mei 2013 | 0 k o m e n t a r

image


Oleh Bambang Isti

KAREN dan Galih adalah pasangan ideal. Tapi ada masalah apa dengan rumahtangga mereka?

Hampir memasuki tahun ke 10 usia perkawinan mereka, Karenina, marketing officer sebuah hotel berbintang ini mengaku, ritme hubungan suami istri sudah bukan lagi menjadi sebuah ritual yang menggairahkan. Tapi justru menjadi sebaliknya, meski Karen tidak mau menyebutnya hambar.

"Hanya memang tidak sehangat tahun-tahun awal perkawinan dulu. Malah dalam seminggu, kami pernah tak saling sentuh," kata Karen setengah malu-malu.

Umumnya, seperti kata para ahli masalah perkawinan, permasalahan di dalam kehidupan intim suami-istri timbul ketika perkawinan memasuki atau melewati usia 5 tahun. Ujung pangkal utama penurunan gairah seksual ini biasanya karena gaya berhubungan seks yang itu-itu saja. Atau terkait dengan situasi fisik kamar yang monoton. 

Karenina pernah berkonsultasi pada salah satu psikolog yang kebetulan adalah sahabat satu kelas disaat SMA tahun 1986 di Semarang. Jika Karen menolak dikatakan telah jenuh dengan pasangan hidupnya, itu sangat bisa diterima, sebenarnya Galih termasuk lelaki ideal. Sukses dalam pekerjaan, setia dan sangat menyayangi anak-anaknya.

Maka sang psikolog itu pun menyarankan agar Karenina melalukan aktualisasi di sekitar di kamarnya. Misalnya memperbarui mebelair, yakni mengganti perangkat tidurnya yang selama ini ada.

Tampaknya memang sepele, bukan? Tapi itulah titik permasalahan mengapa kejenuhan itu bisa datang menyergap dalam kehidupan suami isteri.

"Bukan apa-apa, agar tidak memantik kejenuhan setiap hendak memadu kasih," begitu gurau sahabat psikolog tadi memberi terapi. Bahkan dia menyarankan "Coba saja sesekali bercinta hanya di atas selembar tikar pun, bisa sangat menggairahkan," seloroh sahabat psikolog tadi. Meskitentu hal ini tidak akan dilakukan pasangan bukan?

Untuk itulah yang pasti, Karen akan semengajak suaminya Galih mencari matras tidur yang benar-benar akan mampu membangkitkan kehidupan suami isterinya. Atau setidaknya bisa membuatnya nyaman setiap mereka beranjak ke tempat peraduan.

Kebiasaan buruk

Diakui atau tidak, banyak orang melakukan kebiasaan buruk dalam memilih matras tidur. Terutama itu sering dilakukan oleh pasangan baru saat sedang getol menempati rumah tinggal mereka.

Yakni pada saat mengisi rumah, anggaran belanja sudah terlanjur tersita untuk berbagai macam kebutuhan sekunder berupa perabot rumah, ketimbang membeli matras tidur yang sebetulnya merupakan kebutuhan primer.

Repotnya, anggaran untuk perabot lainnya seringkali lebih besar daripada anggaran untuk membeli kasur. Tentu saja tidak ada masalah bila kasur yang dibeli tidak dipilih hanya berdasarkan harganya yang paling murah, tapi benar-benar sesuai dengan kebutuhan untuk mendapatkan tidur yang nyenyak.

Di sinilah kekekeliruan itu terjadi, seperti yang telah dialami pasangan Karen dan Galih, yakni akhirnya mereka membeli kasur seadanya.

Memang sulit memahami kebutuhan tidur seseorang. Terlebih lagi karena hampir setiap orang sering berganti-ganti posisi pada saat tidur. Posisi saat mulai tidur mungkin saja berbeda dengan saat bangun.

Menurut para ahli, perubahan posisi seperti itu wajar saja, asal tidak berlebihan dan keseringan. Untuk mengurangi pergantian posisi yang terlalu sering sehingga membahayakan tubuh kita, maka dianjurkan menggunakan bantal yang empuk atau cukup keras dan bersihkan sprei atau badcover agar tidak menimbulkan gatal.

Produk baru yang saat ini sedang menjadi booming, bedMATCH dari My Side rupanya memahami kondisi seseorang saat tidur, dengan ragam posisi seperti itu. Karena Kasur My Side adalah kasur kustom yang dibangun dengan dua zona tidur individu dan empat struktur pendukung postural yang berbeda.

Yang membuat tempat tidur bedMATCH dari My Side lebih nyaman adalah teknologi Cool Wave yang memungkinkan orang untuk tidur lebih dingin dan sejuk dari busa konvensional dan kasur innerspring.

Semua kasur My Side menawarkan zona tidur yang dipersonalisasi yang didukung oleh pendekatan teknologi yang eksklusif dari Kingsdown dan memiliki paten dari bedMATCH Technology.
 
Tidur merupakan kegiatan yang vital bagi setiap orang. Jarang ada orang yang sanggup melewati hari-harinya tanpa tidur. Tidur merupakan kesempatan kita mengistirahatkan tubuh yang bermanfaat baik secara fisik maupun mental.

BedMATCH memahami bahwa tidur yang bermanfaat bukanlah hanya sekadar tidur. Selain waktu, posisi tubuh dan media alas tidur, juga perlu diperhatikan agar kita mendapatkan manfaat istirahat yang lebih optimal.

Menurut ahli kesehatan, tidak sedikit orang yang merasa sakit setelah bangun tidur. Ada pula yang tidak dapat tidur dengan nyenyak sehingga terpaksa terbangun dengan nyeri leher dan punggung yang karena kesalahan posisi tidur.

Posisi tidur salah karena tidak ditopang alas yang baik, maka orang akan gelisah dan tidak bisa tidur nyenyak. Ini akan berdampak buruk pada kesehatan seperti masalah tulang belakang yang berakibat pada nyeri leher, sakit punggung, dan sakit kepala.

Ditambah lagi, kelainan tulang belakang ternyata dapat mengganggu fungsi saraf pada tubuh sehingga berakibat lambatnya penyembuhan pada nyeri punggung hingga kegagalan kerja organ sistem kekebalan tubuh.

Akan halnya dengan pasangan Karen dan Galih, karena keduanya tidak ingin terkungkung dalam pemahaman yang salah atas kondisi hubungan suami isteri, maka keduanya ingin segera melakukan aktualisasi diri.

Seperti saran sahabat psikolognya, keduanya kini sudah menemukan cara aktualisasi, yakni mengganti perabot alas tidurnya. Tampaknya bedMATCH dari My Side menjadi pilihannya.
 
Pada suatu malam, kehangatan dan kegairahan itu pun terjadi. Ditengah pelukan suaminya, tangan Maya pun diam-diam menjulur merengkuh saklar lampu kamar tidur. Mematikan lampu.

Apa yang terjadi seterusnya, hanya mereka berdua yang tahu. (*)

(Bambang Isti/CN25)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/layar/2013/05/22/1012/Saatnya-Kembali-Bergairah-di-Peraduan

Continue Reading
 
Support : Creating Website | Poetra Ogros | Aswaja Fm | Master Web
Copyright © 2011. Gagal Maksud - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Poetra